Medan, apacerita.id — Program pelatihan kerja bidang bengkel las (Welding) dan teknik furnitur kayu yang dilaksanakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan telah resmi menjadi lembaga pelatihan kerja (LPK) dan teregistrasi.
Hal itu dikatakan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Medan, Maju A. Siburian melalui Kabid Kegiatan Kerja, Eben H. Depari dalam siaran pers yang diterima wartawan di Medan, Selasa (21/2/2023).
“Kita telah menerima tanda daftar Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kota Medan, bapak Ilyan Chandra Simbolo,” katanya.
Oleh karenanya itu, sambungnya, bidang kegiatan kerja Lapas Kelas I Medan patut berbangga.
“Kita patut gembira dan bangga, dimana program pelatihan kerja bidang Bengkel Las dan Teknik Furnitur Kayu menjadi LPK teregistrasi: 12.71.02.2023, ini artinya LPK Lapas Kelas I Medan menyelenggarakan pelatihan secara mandiri, mengeluarkan sertifikat Pelatihan Untuk program pelatihan yang dilaksanakan,” jelasnya.
Menurutnya, Lapas Kelas I Medan sebagai tempat pembinaan kemandirian warga binaan, semakin mantap dan mampu mewujudkan tujuan Pemasyarakatan.
“Hal ini akan lebih membantu Warga Binaan kami dalam bekal mencari ataupun menciptakan lapangan kerja setelah mengikuti pelatihan di LPK Lapas I Medan dengan sertifikat profesi yang dapat kita terbitkan,” tutup Eben. (nz)