Kejari Medan Terima SPDP Kasus Penganiayaan Yang Diduga Dilakukan Dua Oknum Anggota DPRD Medan di Klub Malam

Kedua oknum anggota DPRD Medan

Medan, apacerita.idKejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Polrestabes Medan atas kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan dua oknum anggota DPRD Medan terhadap seorang warga.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada 5 November 2022 di pelataran parkir salah satu klub malam di Kota Medan yang terletak di Jalan Abdullah Lubis. Dimana kedua oknum dewan yang terhormat itu diduga menganiaya seorang warga Medan Johor berinisal KF (30).

Bacaan Lainnya

“Kita telah menerima SPDP dari penyidik Polrestabes Medan terkait kasus tersebut,” ucap Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Medan Faisol saat dikonfirmasi, Senin (13/3/2023).

Faisol menambahkan, Kejari Medan telah menunjuk dua jaksa sebagai jaksa peneliti atas kasus itu. “Kita terima pada kamis kemarin, tanggal 9 Maret 2023,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepolisian telah memanggil sejumlah saksi dan rekaman CCTV di lokasi kejadian. Saat itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan mengaku belum menetapkan status tersangka atas kejadian itu, namun Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa memastikan proses hukum tetap berjalan. 

Seperti diketahui, publik Kota Medan dikejutkan dengan beredar sebuah rekaman video tersebut.

Dalam rekaman CCTV yang diterima, Senin (26/12/2022) diduga dua Anggota DPRD Medan yang disinyalir mabuk adalah DRGS dari Fraksi PDI Perjuangan, dan HS dari Fraksi Partai NasDem. Dari penelusuran dua oknum anggota DPRD Medan tersebut ternyata masih belia alias termasuk dalam generasi milenial. Keduanya diketahui baru periode ini lolos menjadi anggota DPRD Medan.

Dari rekaman video pria diduga HS mulanya menenteng botol minuman di dalam lokasi hiburan malam. Ketika itu, HS datang dengan sempoyongan ke arah meja tempat orang berkumpul di samping panggung musik. Dan diduga HS meletakkan botol tersebut di tengah kerumunan orang yang berada di sana.

Pria diduga HS itu pun tampak menunjukkan ekspresi gembira, menikmati musik di depan dan samping panggung.

Rekaman video CCTV itu diambil pada 5 November 2022, sekira pukul 04.30 WIB. Lalu, dalam video lainnya, tampak seorang pria yang diduga kuat DRGS sedang digotong oleh dua orang pria, keluar dari tempat hiburan malam tersebut.

Setelah rekaman ini pula, diduga dua Oknum Anggota DPRD Medan tersebut aniaya warga hingga babak belur.

Tidak hanya itu, beredar bukti pembayaran tampak keduanya menghabiskan uang hingga Rp17 juta untuk membeli miras luar JW Gold Lable 3 botol, Singleton 3 botol seharga Rp6,6 juta dan 2 botol Jamesan seharga Rp3 juta. Ditambah makanan pendamping, total jajan mereka di tempat hiburan malam itu Rp17 juta. (nz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *