Luhut Tinjau Lokasi F1 H20 di Danau Toba

Menteri Mervest Luhut Binsar Pandjaitan

apacerita.id, Medan – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau Danau Toba, lokasi Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 (F1 H2O) yang akan dihelat pada 24-26 Februari 2023. Peninjauan lokasi itu diunggahnya melalui akun Instagram pribadi yang terverifikasi, @luhut.pandjaitan.

Dalam keterangan pada foto-foto yang diunggah, Luhut menjelaskan nilai indeks pariwisata berkualitas Danau toba paling rendah di antara lima destinasi superprioritas.

Bacaan Lainnya

“Atas dasar penilaian tersebut, peningkatan indikator pariwisata berkualitas di Danau Toba mutlak dilakukan,” kata Luhut dikutip, Senin (17/10/2022).

Salah satu cara meningkatkan indeks pariwisata Danau Toba adalah mempersiapkannya menjadi tuan rumah kompetisi F1 H2O yang berlangsung pada 2023. Acara kelas dunia itu merupakan kejuaraan power boat yang sudah diselenggarakan di 39 negara sejak 1984. Beberapa negara yang telah menjadi tuan rumah kejuaraan F1H2O adalah Italia, Prancis, Portugal, Uni Emirat Arab, Saudi Arabia, dan Cina.

Luhut menjelaskan gelaran F1 H2O di Danau Toba menjadi yang pertama dilaksanakan di danau vulkanik terbesar di dunia. Segala persiapan, seperti infrastruktur serta fasilitas penunjang lain akan, dipersiapkan dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan daya tarik wisatawan agar dapat berkunjung menyaksikan event kelas dunia ini. 

“Karenanya, saya meminta kepada seluruh kementerian/lembaga dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda untuk fokus dan dapat bekerja sama dengan baik dalam menuntaskan pekerjaan besar ini,” tutur Luhut.

Dengan adanya gelaran F1H2O, Luhut menuturkan, ini bisa sekaligus mempromosikan panorama alam Danau Toba. “Sehingga akan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi daerah dan masyarakat lokal sekitar destinasi wisata,” ucap Luhut.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti menjelaskan kementeriannya akan memberikan dukungan infrastruktur pada gelaran tersebut. “Kami akan memberikan dukungan infrastruktur yang telah kami identifikasi yakni adalah pekerjaan Dry Paddock, juga Wet Paddock, juga jalan akses Dry Paddock menuju We Paddock serta fasilitas pendukung lainnya,” ujar dia dalam konferensi pers di Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa, 27 September 2022.

Menurut Diana, F1 H2O adalah acara yang penting untuk kemajuan olahraga sekaligus pariwisata di Indonesia. Pasalanya, lokasinya berada di Danau Toba yang merupakan destinasi super prioritas yang ada di Indonesia.

Kementerian PUPR juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk pelaksaan infrastruktur di lapangan. Misalnya, soal penyiapan lahan yang sampai saat ini belum clean and clear oleh Pemerintah Kabupaten Toba. “Ini mohon maaf disampaikan, karena tentunya nanti akan berdampak pada keterlambatan pelaksanaan pekerjaan di lapangan,” kata dia.

Diana pun meminta kepada Bupati Kabupaten Toba untuk segera membantu menyelesaikan masalah itu. Karena, dia berujar, dengan koordinasi yang baik antar kementrian, lembaga, dan juga berbagai pihak terkait, event olahraga kelas dunia ini dapat berjalan dengan lancar.

“Diharapkan nanti juga bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dan juga tentunya masyatkat di Danau Toba dan sekitarnya,” tutur Diana. (tmp/nz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *