Panwaslu Kecamatan Pinangsori Tapteng Lantik 10 Pengawas Kelurahan Desa

Setelah menetapkan 10 orang sebagai Pengawas Kelurahan atau Desa (PKD) se-Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dalam rangka Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada tahun 2024 mendatang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Pinangsori melantik dan mengambil sumpah kepada 10 PKD yang terpilih

Pinangsori, apacerita.idSetelah menetapkan 10 orang sebagai Pengawas Kelurahan atau Desa (PKD) se-Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dalam rangka Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada tahun 2024 mendatang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Pinangsori melantik dan mengambil sumpah kepada 10 PKD yang terpilih.

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut digelar di Aula Yayasan Pendidikan Islamiyah Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapteng, Senin (6/2/2023).

Sebelum melantik dan mengambil sumpah kepada 10 PKD, Ketua Panwaslu Kecamatan Pinangsori Taviv AS Sigalingging terlebih dahulu mengingatkan bahwa sumpah yang diucapkan mengandung tanggung jawab terhadap Bangsa dan Agama serta Negara.

Usai diambil sumpah, dihadapan pimpinan Panwaslu Kecamatan Pinangsori diantaranya Taviv AS Sigalingging, Rudi Pohan selaku Kordiv PP dan PS serta Irfan Fadly Pandiangan selaku Kordiv HPPH, ke 10 PKD menandatangani Pakta Integritas untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, independensi dan netralitas sebagai pengawas pemilu.

Selain itu, PKD juga dituntut untuk tidak melakukan praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. Dan menjalankan tugas, wewenang dan kewajiban sebagai PKD dengan sebaik baiknya. Bekerja sungguh sungguh demi tegaknya demokrasi dan keadilan, serta mengutamakan kepentingan NKRI daripada kepentingan pribadi atau golongan.

Dalam sambutannya, Taviv AS didampingi 2 Komisioner Panwaslu Kecamatan Pinangsori Rudi Pohan dan Irvan Fadly Pandiangan mengucapkan selamat kepada para PKD yang dilantik dan diambil sumpahnya hari itu.

Ketua Panwaslu menambahkan, setelah dilantik maka tanggung jawab besar secara resmi juga berada di pundak para PKD. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji bukanlah sekedar acara seremonial, melainkan mengandung makna sebuah pengukuhan terhadap tugas dan amanat yang telah dipercayakan oleh Negara.

“Sehingga sudah semestinya amanat tersebut diterima dengan rasa penuh tanggung jawab disertai dedikasi untuk mewujudkan pengawas pemilu yang memiliki solidaritas, integritas, mentalitas dan profesionalitas. Saudara dan saudari adalah orang-orang terpilih dan terbaik. Oleh karenanya. saya optimis saudara dan saudari dapat menjalankan amanah yang besar ini,” ujarnya.

Ketua Panwaslu juga berpesan agar Panwaslu kelurahan terpilih mampu menjaga sinergitas antar lembaga, integritas diri, dan soliditas internal.

Untuk sinergitas, katanya, diharapkan para PKD dapat membangun koordinasi yang baik dengan stakeholder tingkat kelurahan, seperti Pemerintah, TNI/Polri, dan PPS. 

Adapun ke 10 PKD terpilih yang dilantik yaitu, Nur Ainun, Anatona Halawa, Suwanto, Doli Indra Nasution, Parulian Purba, Rahmad Surbakti, Hotmarulitua Tarihoran, HM Vanderlan Nainggolan, Fajar Siddik Marbun dan Benediktus Simbolon. (nz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *