Pembuang Bayi Berusia 3 Jam di Kebun Teh Sidamanik Simalungun Ditangkap, Satu Pelaku Masih Sekolah

SIMALUNGUN, APACERITA — Polsek Sidamanik berhasil menangkap sepasang kekasih yang diduga membuang bayinya di semak-semak kebun teh Sidamanik Kabupaten Simalungun beberapa waktu lalu.

“Iya, pelaku pembuang bayi sudah diamankan ke Polres Simalungun,” kata Kapolsek Sidamanik AKP S Tampubolon didampingi Kanit Reskrim O Sijabat, Kamis (23/5/2024).

Bacaan Lainnya

Kedua terduga pelaku diamankan ditempat berbeda, pria berinisial VA yang masih duduk dibangku SMA kelas XI diamankan dari sekolahnya SMA N 1 Sidamanik yang tinggal di Tobasari. Sedangkan terduga pelaku ibu bayi berinisial AS diamankan di kediamannya Dusun Satu Nagori Manik Rambung Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun, kata Kanit Reskrim Sidamanik.

Pada kesempatan itu, Sijabat mengaku keberhasilan mengungkap terduga pelaku pembuang bayi karena kerja sama polsek dengan lapisan masyarakat dan juga Bhabinkamtibmas yang terus menggali informasi. Sehingga diduga pelaku pembuangan bayi pada 13 Mei 2024 lalu di Blok 63 perkebunan teh Tobasari akhirnya ditemukan.

“Saat ini pelaku sudah diserahkan ke Polres Simalungun guna penyidikan lebih lanjut”, ungkap Sijabat.

Sebelumnya, sosok bayi baru lahir ditemukan warga di semak perkebunan teh di daerah Dusun Silikit Afdeling B Tobasari, Nagori Saitbuntu Saribu, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Senin (13/4) sore.

Bayi itu akhirnya meninggal pada malam harinya di Rumah Sakit Umum Parapat. Bayi itu diperkirakan hanya berusia tiga jam. Jenis kelamin bayi tersebut, perempuan. (nz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *