Peningkatan Pelayanan: Kantor Imigrasi Baru untuk Madina dan Nias

MEDAN, APACERITA — Kantor Imigrasi Sibolga telah membentuk dua Kantor Imigrasi (Kanim) baru yaitu Kanim Kelas III Non TPI Mandailing Natal (Madina) dan Kanim Kelas III TPI Nias, yang sebelumnya merupakan Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Kelas II Sibolga.

Penetapan ini dilakukan oleh Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) pada 1 Juli 2024.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Imigrasi Sibolga, Saroha Manullang, menyatakan bahwa pembentukan kedua Kanim baru ini adalah hasil kerja sama tim yang solid serta dukungan dari pemerintah daerah setempat.

“Pembentukan Kanim baru ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan keimigrasian dan mendekatkan akses pelayanan bagi warga di Madina dan Pulau Nias,” ucap Sarona dalam siaran pers yang diterima APACERITA, Senin (8/7/2024).

Lebih lanjut Sarona menerangkan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dan Kota Gunung Sitoli Nias sangat mendukung hadirnya pelayanan keimigrasian ini, termasuk dengan memberikan hibah kantor, transportasi, tanah, dan rumah dinas untuk staf serta pengadaan alat-alat yang diperlukan untuk menunjang pelayanan keimigrasian.

Saroha juga menekankan bahwa pembentukan Kanim ini sangat diperlukan mengingat Kabupaten Mandailing Natal menyumbang jumlah keberangkatan ibadah haji dan umrah terbesar di Sumatera Utara, dengan 7.000 hingga 9.000 warga berangkat setiap tahunnya.

Hal ini juga sejalan dengan rencana operasional Bandara Jenderal Besar AH Nasution yang akan segera diresmikan.

Sebagai Kepala Kantor Imigrasi Sibolga, Saroha berkomitmen untuk memberdayakan sumber daya eksternal dan internal guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga berharap bahwa kehadiran kantor-kantor imigrasi baru ini dapat menjadi legasi yang diingat oleh masyarakat di Sumatera Utara, khususnya di Kepulauan Nias dan Kabupaten Mandailing Natal. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *